Menyewa dari kontraktor alat berat rupanya sudah menjadi hal yang biasa untuk dilakukan. Terlebih lagi cara ini dianggap lebih efektif juga hemat uang. Tapi jangan sampai salah memilih kontraktor. Alih alih mendapat hasil yang memukau malah konstruksi yang dihasilkan rapuh dan mudah rubuh.

Tentu Kamu tidak ingin demikian bukan? Oleh karena itu, Kami akan memberikan beberapa tips yang bisa diterapkan saat memilih kontraktor alat berat. Apa saja ya tipsnya? Simak ulasannya di bawah ini, yuk!

1. Ketahui Detail Perusahaan

Suatu kontraktor alat berat biasanya akan menggunakan media online sebagai pendongkrak usahanya. Hal tersebut dipilih karena bisa dilakukan dengan mudah dan kapan saja. Sehingga akan memudahkan calon penyewanya.
Tapi sebelum yakin untuk menyewa, pastikan detail perusahaan terkait benar benar ada, bukan fiktif atau khayalan. Alamatnya jelas, nomor telepon bisa dihubungi juga salah satu kriteria untuk detail perusahaan yang wajib diketahui.

2. List Barang yang Akan Disewa

Sebelum memutuskan untuk menyewa satu atau beberapa alat berat dari kontraktor kontraktor alat berat, ada baiknya Kamu mendaftar barang yang dibutuhkan. Jika sudah, Kamu bisa mulai memilih perusahaan yang menyewakan banyak pilihan pada alat berat. Mengapa demikian? Alasannya klise. Semakin banyak alat berat yang dimiliki suatu kontraktor alat berat menunjukkan bahwa perusahaan itu dapat dipercaya oleh calon penyewanya.

Tapi jangan asal asalan pilih perusahaan yang memiliki banyak alat berat tapi kualitasnya zonk. Karena ternyata kualitas dari alat konstruksi yang digunakan akan memengaruhi hasil akhirnya juga, lho!

3. Bandingkan Harganya

Ini adalah hal yang juga tidak kalah penting. Pastikan untuk membuat riset kecil kecilan mengenai perbandingan harga dari satu perusahaan kontraktor alat berat terhadap perusahaan yang lain. Jangan sampai Kamu diberi harga yang terlalu tinggi dari pasaran karena tidak mengetahui persaingan harganya.

Itu adalah beberapa tips singkat yang bisa Kamu terapkan jika hendak menyewa pada kontraktor alat berat agar tidak salah memilih.
Jika Kamu masih kurang yakin dengan pilihanmu, Kamu bisa bertanya pada Perusahaan Kontraktor atau kenalanmu yang memahami hal ini. Tentu dengan demikian, akan lebih terjamin kualitas dari alat berat yang akan disewa.

Sebuah kontruksi atau pembangunan tidak akan berarti jika tidak ada kontraktor alat berat didalamnya. Sederhananya, pembangunan membutuhkan alat berat untuk melakukan aktivitas kontruksi seperti memindahkan material, mendorong material, dan hal-hal berkaitan lainnya. Kontraktor alat berat tentunya sangat berguna bagi sebuah kontruksi. Hal ini yang membuat sebuah pembangunan harus merogoh kocek yang cukup besar.

Daripada anda harus membeli alat berat, tentu kontraktor alat berat menjadi solusi bagi sebuah pembangunan dan menyewanya. Alat berat sendiri memiliki harga yang tidak murah dan tentunya bervariasi sesuai beban dan jenis dari alat berat tersebut. Lantas apa saja peralatan kontraktor alat berat yang biasa anda lihat dalam sebuah pembangunan?

Berikut Sejumlah Alat Berat Yang Biasa Digunakan dalam Konstruksi

1. Tower Crane

Kontraktor alat berat sudah pasti memiliki alat berat yang satu ini, yakni tower crane. Di kota-kota besar yang melakukan pembangunan pasti sering terdapat alat yang satu ini maka mungkin ini sudah tidak asing lagi bagi anda. Tower crane digunakan dalam pembangunan gedungbertingkat yang tentunya memerulkan pengangkatan material seperti betond an material lainnya untuk diletakan ditempat yang lebih tinggi. Tower crane mampu mengangkat berbagai material berat layaknya generator obor, beton, baja, asetilen dan bahan kontruksi lainnya yang membutuhkan peran dari alat berat yang satu ini.

2. Excavator

Yang kedua adalah excavator, alat ini pun menjadi salah satu yang wajib dimiliki oleh kontraktor alat berat. Excavator juga menjadi alat yang selalu ada dalam sebuah pembangunan skala besar. Alat ini terdiri dari lengan, boom, jungkat-jungkit, kopkit dimana platform nya dapat berputar. Seiring berkembangnya zaman, excavator sendiri mengalami berbagai perubahan menjadi alat berat yang lebih modern dan berbagai ukuran yang dibutuhkan dalam sebuah pembangunan.

3. Mobil Crane

Kontraktor alat berat tidak akan melewatkan alat berat yang satu ini, yakni mobil crena yang dapat mendukung kerja dari sebuah kontruksi, crane yang terletak di atas truk ini digerakan oleh hidrolik dengan booming teleskopik yang mana dipasang dengan truk yang memiliki desain tertentu yang sesuai dengan crane itu sendiri. Fungsi dari mobil crane sendiri agar mampu dengan mudah membawa material menggunakan crane ke lokasi yang satu dan lokasi lainnya. Contoh dari material yang diangkat oleh crane ini adalah instalasi pagar beton juga pemindahan beton U Ditch.

4. Dump Truck

Di jalanan mungkin beberapa kali anda berpapasan dengan alat berat yang satu ini, yakni dump truck, kontraktor alat berat memiliki dump truck dimana alat ini berdungsi mengankut material lepas layaknya kerikil, pasir, puing-puing ataupun hancuran dari banguan untuk sebuah pembangunan atau kontruksi. Dioperasikan dengan sistem hidrolik yang terdapat pada dump truck ini, sehingga bisa secara efisien menumpahkan atau menuangkan material dari bak truk ke tempat lainnya. Dump truck membantu pemindahan berjalan secara cepat dan yang terpenting mampy menghemat SDM yang dipakai.

5. Loader dan Bulldozer

Kontraktor kontruksi pun membutuhkan loader dan bulldozer dalam sebuah kontruksi, tak jarang pembangunan dimulai dengan meruntuhkan sebuah bangunan, maka disinilah fungsi dari loader dan bulldozer. Tidak hanya untuk menghancurkan material, loader dan Bulldozer bisa digunakan untuk memindahkan material seperti tanag, kerikil. Sedangkan untuk loader memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda dengan Bulldozer, loader dapat melakukan pengakutan material berupa hancuran,selain itu loader dapat digunakan dalamm penggusuran suatu material atau bangunan.

Untuk membantu proyek konstruksi bangunan, kita tentunya membutuhkan alat berat. Bantuan alat berat akan sangat mempersingkat pekerjaan yang tadinya akan memakan waktu lama jika hanya menggunakan tenaga manusia. Merawat alat berat dengan spare part alat berat komatsu yang sesuai dan melatih operator adalah hal yang penting, namun hal yang pertama harus diperhatikan yaitu memilih alat berat berkualitas tinggi dan cocok untuk pekerjaan yang akan dilakukan.

Berikut adalah beberapa tips agar pemilihan alat berat tepat guna dan dapat dipakai dengan maksimal.

Pilihlah alat berat yang sesuai dengan skala dan batas waktu proyek

Pemilihan alat berat ini akan sangat berpengaruh pada lama waktu proyek dan budget yang harus dikeluarkan. Proyek skala besar dan memiliki waktu yang sedikit tentunya membutuhkan lebih banyak alat berat, sementara proyek skala besar yang memiliki batas waktu agak lama tidak membutuhkan terlalu banyak alat berat.

Pilihlah alat berat yang sesuai dengan pekerjaan yang akan dikerjakan

Hampir semua tipe alat berat didesain khusus untuk melakukan suatu hal yang spesifik oleh pabrikannya, dan kontraktor yang cerdas harus bisa memilih alat berat mana saja yang akan efektif untuk pekerjaan tertentu.

Keputusan lain yang harus dibuat juga adalah keputusan untuk membeli atau menyewa

Membeli tentu akan lebih mahal, tetapi biasanya menyewa alat berat untuk jangka panjang akan terus menambah biaya sewa. Jika menyewa, alat berat harus dipakai secara efektif tanpa ada waktu istirahat agar biaya dapat digunakan sebaik-baiknya. Jika kontraktor memiliki tim perawatan alat berat yang sudah ahli, maka membeli mesin second dapat menjadi alternatif yang lebih murah.

Pastikan alat berat memiliki spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan

Beberapa alat berat memiliki pilihan jenis ukuran yang memiliki spesifikasi berbeda. Ukuran yang lebih kecil akan memiliki batas kemampuan yang lebih kecil juga dibandingkan dengan ukuran yang berbeda. Ketahuilah kebutuhan kita dan gunakan alat dengan batas kemampuan yang sesuai. Memaksakan suatu alat berat bekerja diluar batas kemampuannya akan membuat alat menjadi mudah rusak dan sangat berbahaya bagi operator ataupun orang yang berada disekitar lokasi proyek.

Diharapkan dengan tips-tips ini, para kontraktor dapat lebih teliti memilih alat berat agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan seefektif mungkin.

Panduan Membeli Excavator, Hal-hal Penting yang Harus Diperhatikan. Banyak sekali iklan penawaran untuk produk Alat Berat Excavator, berbagai tawaran menarik mulai dari harga yang murah, teknologi yang canggih membuat kita mungkin akan kebingungan menentukan pilihan.

Fakta bahwa excavator saat ini canggih, menggunakan tenaga hidrolik dengan radius belok kecil yang ideal untuk ruang sempit dan perintah joystick intuitif membuat tugas membeli excavator semakin sulit. Industri seperti konstruksi, utilitas, pekerjaan umum, pertambangan, pembongkaran, lansekap dan kehutanan menggunakan excavator untuk menggali parit, lubang dan fondasi.

Spesifikasi akan membantu Anda menentukan apakah model yang Anda inginkan benar-benar dapat memenuhi persyaratan pekerjaan, dan benar-benar sepadan dengan harganya.

Tenaga mesin

Tenaga mesin terkait erat dengan kedalaman galian, berat, dan ukuran maksimum. Semua terkoneksi untuk menyelesaikan pekerjaan dengan benar. Saat Anda membuat perbandingan mesin dengan spesifikasi serupa, penting juga untuk memikirkan jenis mesin. Jenis mesin yang Anda gunakan pasti akan berdampak pada biaya bahan bakar dan perawatan.

Dengan menggunakan excavator yang memenuhi persyaratan pekerjaan dengan jumlah power minimum, Anda menghemat uang dalam jangka panjang dan pada saat yang sama mengurangi pengeluaran awal Anda. Sangat mudah untuk tersedot ke dalam skenario ‘berjaga-jaga’ jika membutuhkan kemampuan yang lebih besar. namun yang paling realistis adalah membeli sesuai kebutuhan jangan terlalu over spek dan over budget karena berdampak besar terhadap konsumsi bahan bakar dan perawatan.

Kedalaman Galian

Kedalaman penggalian maksimum mengacu pada seberapa jauh mesin akan memberi daya pada boom dan bucket. Intinya seberapa dalam Anda bisa menggali lubang atau menghilangkan material. Tips yang baik adalah dengan menggunakan pekerjaan sebelumnya untuk menghitung rentang kedalaman untuk mengidentifikasi kedalaman terendah dan terdalam dan juga tahu seberapa sering Anda menggali kedalaman itu.

Mendapatkan informasi ini akan melindungi Anda dari pengeluaran uang ekstra untuk excavator dengan kedalaman berlebih. Semakin dalam kemampuan menggali diperlukan biaya ekstra karena peralatan yang diperlukan pasti mahal.

location